Jumat, 02 Agustus 2013

MEMPEKERJAKAN ANAK BAMUR....

MEMPEKERJAKAN   ANAK  DIBAWAH  UMUR?
Sebuah Pertanyaan

Untuk  membantu pekerjaan dirumah, aku mempekerjakan juga seorang pembantu perempuan 35 tahunan Puji namanya. Dia bekerja paruh waktu,.Sore hari dijemput suaminya yang tukang las,  pulang kerumah kontrakannya. Pada hari minggu, anaknya perempuan Gita, yang masih kelas 3 SD selalu ikut menemani ibunya dirumahku.

Setiap datang kerumah anak itu selalu membawa bekal snak junkfood, yang tentunya tidak baik untuk kesehatan dan pertumbuhannya. Nyatanya, selalu saja dia terbatuk-batuk.
Beberapa kali aku ingatkan kepada pembantuku tersebut:”Ji, kenapa anakmu kamu belikan makanan yang tidak baik untuk kesehatan? Dampak langsungnya adalah batuk, sedang dampak sangat buruknya  memang tidak langsung dirasakan, tetapi kelak jika dia sudah besar/dewasa. Karena mayoritas makanan tadi mengandung bahan-bahan kimia yang kurang baik, bahkan kadang –kadang ditambah bahan pengawet yang berlebihan.”  Ji menjawab enteng :”Iya bu… supaya dia diam, tidak mengganggu saya bekerja” Akupun bertanya “Lah kamu bekerja mencari tambahan nafkah untuk siapa dan untuk apa?” Sambil menyiangi bayam yang akan dimasaknya, Ji pun menjawab:”Ya tentunya untuk anak saya, dan untuk biaya sekolah dia.” “Untuk apa dia sekolah” Tanya ku selanjutnya.  “Kalau supaya pintar, tentunya makanan snak yang biasa dia makan itu jangan dilanjutkan, karena itu juga menjadi salah satu yang menghambat kecerdasan “ “Kalau supaya dia tidak mengganggu saat kamu sedang bekerja, tentunya bisa dengan cara lain, yakni memberikan makanan sehat dan memberikan kesibukan yang bermanfaat.” Nasehatku pada Ji.
Rupanya Puji menuruti nasehatku. Minggu yang lalu, Gita anak Puji pembantuku sudah tidak lagi memakan snak X tersebut.  Benar saja anak itu mulai merengek-rengek, ada saja yang dikeluhkan, sehingga mengganggu ibunya yang sedang bekerja.
Sayapun  menjadi terganggu pula dengan ulahnya. Tetapi saya justru kasihan dengan Ji maupun anaknya. Sayapun mengambil beberapa makanan simpanan saya (tentunya yang menyehatkan) dan saya berikan kepada Gita. Dengan suka cita diapun menerima dan memakannya dengan sangat lahap. Hanya dalam waktu beberapa menit saja, makanan itu sudah berpindah keperutnya. Dan begitu habis makanan tersebut, Gita sudah mulai gelisah lagi. Mulailah dia melakukan aktivitas yang cukup menggangguku, misalnya bermain-main menggoyang-goyang vitrage, mengayun-ayun pintu dan hal-hal lain yang kontra produktif, bahkan mengganggu ibunya kembali.
Akupun mencari akal, agar anak tersebut mendapatkan kesibukan yang bermanfaat. Aku suruh Gita untuk membersihkan kusen , kaca dan terali-terali dari debu, dengan cara mengelapnya dengan kain basah, untuk kemudian dilap lagi dengan kain bersih kering.
Setelah aku ajari, diapun mulai mengerjakannya. Rupanya anak itu benar-benar menikmati pekerjaannya. Asyik sekali. Sambil memperhatikan dia “bekerja” akupun bertanya-tanya :”apakah aku termasuk mepekerjakan anak dibawah usia?”
Bagaimana isi undang-undang nya tentang larangan mempekerjakan anak dibawah usia.? Aku tidak paham tentang hukum secara detail. Dalam hal Gita, jujur aku hanya ingin memberikan kesibukan yang menyenangkan baginya, tetapi bermanfaat. Melatih syaraf motorik dan fisiknya agar terlatih menjadi terampil. Dan yang terpenting, dia mengerjakan bukan dibawah TEKANAN apalagi PEMAKSAAN. Dia bekerja dengan asyik dan SANGAT MENIKMATI, seperti sedang BERMAIN. Dalam hati aku berjanji, nanti meskipun secara tidak langsung, TIDAK SEMATA-MATA, aku akan memberikan REWARD atas PRESTASInya, telah mengerjakan apa yang aku minta dengan hasil baik.
Masih sambil mengawasi Gita  yang sedang ASYIK dengan pekerjaannya, sambil membaca, akupun memBATIN: Bagi para artis cilik, anak-anak bawah umur berbakat yang diforsir para orang tuanya untuk bekerja, meskipun itu dibidang seni dan kegemarannya, itu apakah bisa diKATEGORIKAN mempekerjakan anak dibawah umur ya ? Bagaimana dengan para PRODUSER FILM, SINETRON dan lain-lain, yang mempekerjakan pemain-pemain cilik bahkan sampai larut malam hingga dini hari juga termasuk MEMPEKERJAKAN ANAK DIBAWAH UMUR?

Surabaya, 17 Juni 2013
Upewe

Sabtu, 13 Juli 2013

ANAK TERHADAP IBU BAPAKNYA......

Seorang ulama berceritera.Ada seorang anak muda sedang mengejar-ngejar bapaknya, akan memukuli bapaknya tersebut.Hal itu dilakukan, karena sianak merasa bahwa selama ini tidak diajari bapaknya, beragama dengan baik dan benar....

Mendengar ceritera tadi, dalam hati aku TIDAK SETUJU akan perbuatan anak nyang SUDAH DEWASA tersebut.....
Aku tidak setuju, bukan karena aku sekarang sudah menjadi orang tua bagi anak-anakku.... Dari dulu, aku TIDAK PERNAH MENGHUJAT kedua orang tuaku, meskipun ibuku tidak pernah mengajarkan agama kepadaku....

Menurutku, SEJELEK or SEBURUK atau SERENDAH apapun ibu bapak kita, sebagai anak harus menyadari bahwa KITA ADA juga ATAS KEHENDAKNYA melalui ibu bapak kita...
Untuk itulah, sebagai anak haruslah SENANTIASA MENGHORMATI mereka.....Apalagi sampai MEMUKULI, berkata kata kasar saja SANGATLAH TIDAK PANTAS.

Jika ingin HIDUP KITA menjadi MULIA DIHADAPAN ALLAH, maka hendaknya seorang anak justru MENDOAKAN ibu bapaknya, agar diAMPUNI KESALAHAN mereka DUNIA AKHERAT, dan BUKAN UNTUK MENGHARDIK, apalagi MENYAKITINYA......

Puji Tuhan dan Insya Allah aku SENANTIASA MENDOAKAN bapak ibuku, diampuni segala KEKHILAFANNYA, dan diberikan TEMPAT NYANG NYAMAN DIHARIBAAN TUHAN YME....
amien....

Surabaya, 14 juli 2013
upw

Minggu, 01 April 2012

MENGAMUK, ANARKIS dan KETIDAK SEIMBANGAN JIWA

Beberapa tahun terakhir ini, Negeri Tercinta banyak/DIDOMINASI dengan peristiwa-peristowa KEKISRUHAN yang dampak-dampaknya terjadi banyak peristiwa ANARKIS/PENGRUSAKAN....
Ketidak SEIMBANGAN senantiasa menyebabkan hal-hal yang TIDAK DIHARAPKAN. Apalagi jika itu terjadi pada keTIDAK SEIMBANGAN JIWA. Ketidak seimbangan jiwa dapat dipicu dari berbagai hal. Bisa dimulai dari ketidak seimbangan FISIK atau JASMANI, jika itu menyangkut KEHIDUPAN MANUSIA.
Apa saja sebenarnya yang dapat MENYULUT KEMARAHAN dari manusia yang berujung pada AMUK, atau TINDAKAN MERUSAK/ANARKIS.??

Dari HASIL PENGAMATAN UPW, beberapa hal yang dapat MEMPENGARUHI KETIDAK SEIMBANGAN tersebut al adalah:
1.Perut LAPAR
2.Kebutuhan BIOLOGIS yang TIDAK TERSALURKAN
3.Pekerjaan yang TIDAK JUGA SELESAI
4.RUTINITAS yang MENJEMUKAN
5.KEMISKINAN ( dalam berbagai hal)
6.KESENJANGAN SOSIAL EKONOMI yang terlalu LEBAR
7.AKUMULASI/GUNUNG ES dari segala bentuk KEKECEWAAN
8.lAIN-LAIN...

Jika ditinjau dari sisi ARITEKTURAL, bebrapa hal juga dapat MEMICU KEMARAHAN NEGATIF, yang arahnya bisa kebentuk STRESS, atau ANARKIS.
Beberapa hal antara lain:
1.Ruang yang terlalu PENGAP
2.Ruang yang terlalu SEMPIT
3.Ruang yang terlalu PANAS
4.Suasana Ruang dan LINGKUNGAN yang terlalu RIBUT
5.View yang tidak mendukung
6.lAIN-LAIN

Surabaya, 02 April 2012
UPW

Rabu, 04 Januari 2012

NDAL PIT PALING NGETOP DIDUNIA.....


SANDAL JEPIT PALING NGETOP DIDUNIA.....

Hah ??? 5 tahun penjara gara2 NGUTIL SANDAL JEPIT ??? Kalau NILEP TRILYUNAN, ga dihukum2?? PENEGAK HUKUM MACAM APA PULA NI???

Rabu, 14 Desember 2011

DELEMA PAGAR TINGGI PADA RUMAH TINGGAL ,

DELEMA PAGAR TINGGI PADA RUMAH TINGGAL PRIBADIby Uniek Praptiningrum on Wednesday, December 14, 2011 at 3:50pm
Lebih dari sepuluh tahun, fenomena PAGAR TINGGI (lebih tinggi dari 3 meter)pada rumah tinggal pribadi, umumnya pada rumah tinggal2 MEWAH banyak ditemui dikota-kota besar.

Selain berkesan ANGKUH ,CONGKAK dan EKSLUSIF maka bangunan tersebut menjadi berkesan SANGAR, JAUH DARI KESAN RAMAH terhadap lingkungan.Beberapa data menyebutkan, bahwa hal ini juga berdampak kepada TIDAK SALING MENENGALNYA penghuni satu dengan nyang lainnya. Nyang lebih memprihatinkan lagi, jika terjadi sesuatu PERISTIWA, misalnya terjadi pembunuhan didalam rumah, sangat memungkinkan tetangga kiri dan kanannya jug tidak mengetahuinya.

Namun disisi lainnya, dengan KONDISI dan SITUASI KEAMANAN kawasan perkotaan nyang disangsikan keamanannya, maka PAGAR TINGGI dengan PINTU PAGAR KOKOH menjdadi SALAH SATU SOLUSI nya.......

Guna PENULISAN JOURNAL tentang hal tersebut,

Dengan KERENDAHAN HATI , kami mohon MASUKAN atau komentarnya.....

Atas PERHATIAN dan BANTUANnya kami ucapkan terimaksaih.....

Surabaya, 14 Desember 2011

upw

Jumat, 18 November 2011

PENGAMALAN PANCASILA dan BANGUNAN IBADAH



(tulisan ini diambil dari FB dengan beberapa komentar/tanggapan dari para sahabat)


PENGAMALAN PANCASILA dan BANGUNAN IBADAH
by Uniek Praptiningrum on Sunday, September 11, 2011 at 2:11pm

Sebagai Negara PANCASILA, supaya REALISASInya tidak hanya diMULUT saja, dimana semua PENGANUT AGAMA dapat BERDAMPINGAN dg DAMAI, maka sebaiknya PENGATURAN UNTUK bangunan TEMPAT BERIBADAH diatur/di UU kan oleh Pemerintah, sehingga bisa diHINDARkan adanya DISKRIMINASI dan KETIDAK ADILAN dari nyang MAYORITAS dan MINORITAS.DiHINDARkan pula TINDAKAN2 ANARKIS.· ·

Saya ngerasa HARU sekali saat ada bangunan IBADAH dibeberapa tempat dapat berdekatan, bahkan kadang SALING MEMINJAMKAN fasilitas dan SALING MEMBANTU ketika satu dan lainnya sedang PUNYA GAWE....

Duh SEJUK dan DAMAI nya......

upw

LikeUnlike · ·Unfollow PostFollow Post · Share · DeleteKoko Itya, V Untung Rahardjo, Bambang Murwono H and 3 others like this.

V Untung Rahardjo Utk.pembangunan rmh.ibadah, sdh.ada aturannya SKB 3 menteri. Tapi prakteknya utk.rmh.ibadah agama minoritas sering mendapat kesulitan. Sering kita temui Ijin sdh.turun dibatalkan lagi oleh pemda setempat krn.desakan/intimidasi dari oknum2 yg.anti pluralis/pancasila. Yg.dibutuhkan adalah kehadiran negara utk.bersikap tegas! Kenyataannya sering terjadi pembiaran thd.pelaku kekerasan.
September 11 at 7:52pm · LikeUnlike · 1
Loading...
Cahyo Hatta SKB 3 Menteri dibuat justru utk menjaga ketentraman dan ketertiban.. Peraturanya sdh bagus.. Gereja Katedral berdampingan dg Masjid Istiqlal.. Krn lap parkir luas, masjid Istiqlal sering meminjamkan tempat parkir utk Gereja Katedral.
September 11 at 10:22pm · LikeUnlike · 1
Loading...
Uniek Praptiningrum ‎4mUntung n Hatta:Lah yo iku . Nang Surabaya Masjid Agung jg berdekatan dg Gereja ya ga masalah. Di Katedral n deket rumahku bahkan pemuda Muslm pada ikut membantu saat acara Natal digereja ketok guyub banget.... Berarti bener yen Pemerikudu benar2 TEGAS kl terjadi PENYIMPANGAN kyk nyang diceriterakan m Untung...
September 11 at 10:41pm · LikeUnlike · 1
Loading...
Sarwono Hatmoko lebih spesifiknya: di Bogor, kabupaten Tangerang di luar Tangerang Selatan, Bekasi, Indramayu dan Cirebon........ ada yang bisa menambahkan?
September 11 at 11:00pm · LikeUnlike
Uniek Praptiningrum Iku yen nang lingk PERUM PEMUKIMAN penduduk aturane berdasar jumlah PEMELUK Agama atau berdasar apa bisa dibangun rumah Ibadat??
September 11 at 11:02pm · LikeUnlike
V Untung Rahardjo Peraturan hanya tinggal peraturan..! Pemerintah pinter bikin peraturan, tapi implementasinya nol...! Pengalaman saya mau bikin Gereja sudah 6 tahun belum keluar ijinnya! (di tempat lain sdh.puluhan tahun belum keluar ijinnya) Padahal syara...t tandatangan dari pihak agama lain sudah melebihi dari persyaratan. Ketika Lurahnya sudah tangan adabeberapa oknum yang menteror untuk mencabut tandatangannya.....ya Lurahnya takut! Tandatanganpun dicabut. FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) sebagai pihak yang mestinya membantu memberikan rekomendasi, malah jadi penghambat. Wajar saja perwakilan di FKUB kan proporsional, jadi tetap aja kalah suara.Mestinya FKUB bisa menetralisir masalah sehingga pembangunan rumah ibadah dimanapun juga bisa berjalan lancar. Disini terasa banget Pancasila belum dijalankan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari!See More
September 11 at 11:08pm · LikeUnlike
Januar Prasetio jadi slogan MERDEKA dan nafas Preambule UUD 45 benar2 masih sekedar tulisan doang.....yg hanya bagus unt promosi ke bangsa lain.....
September 12 at 9:16am · LikeUnlike
Uniek Praptiningrum ‎4Muntung, kok TRAGIS banget ya?Alasan nyang menjadi PENGHAMBAT apa?Coba nanti aku tanyakan ketua KATEDRAL Surabaya, siapa tahu bisa ada masukan... :-( 4pJan:tull pak...
September 12 at 3:09pm · LikeUnlike
Uniek Praptiningrum Mas Bambang Murwono apa ada MASUKAN??
September 12 at 3:11pm · LikeUnlike
Bernadus Armitri · Friends with Erni Puspanantasari Putri
v untung rahardjo: memang dimana masih sulit pendirian tempat ibadah?
September 12 at 4:10pm · LikeUnlike
Munichy Bachron Edrees Tidak usah mengamalkan Pancasila yg bikinan manusia...Amalakan Kitab Suci yg jelas2 itu adalah Firman Allah!!!!!!.....didalam Qur'an disebutkan....Islam itu rahmatan lil Alamin...........Artinya orang islam itu HARUS/WAJIB MEMBERIKAN RAHMAT/KESLAMTAN/KESEJUKAN/KEDAMAIAN/NGAYOMI.....BAGI SEMESTA ALAM..TERMASUK MANUSIA...BINATANG...TUMBUH2AN....ALAM....DLL.....Insya Allah Dunia akan menjadi baik.
September 14 at 10:47am · LikeUnlike · 1
Loading...
Koko Itya Kalo yang masih suka menghambat dan memprovokasi serta menteror itu sama Gus Dur sudah disinggung dalam syi'irannya diantaranya:

DUH BOLO KONCO PRIO WANITO
OJO MUNG NGAJI SYAREAT BLOKO
GUR PINTER NDONGENG NULIS LAN MOCO
... TEMBE MBURINE BAKAL SANGSORO (2X)

AKEH KANG APAL QUR’AN HADIS-E
SENENG NGAFIRKE MARANG LIYANE
KAFIRE DEWE GAK DIGATEKKE
YEN ISIH KOTOR ATI AKALE (2X)

selengkapnya bisa dilihat disini: http://www.facebook.com/notes/koko-itya/syiiran-gus-dur/10150436999158066See MoreSYI’IRAN GUS DUR
Mungkin diantara kita masih ada yang mencari syi'iran semacam ini untuk dikuman...dangkan setelah adzan. Berikut adalah syi'iran dari Gus Dur yang sering ditayangkan oleh TV9 Surabaya....See More
By: Koko Itya
September 15 at 8:22am · LikeUnlike ·
Uniek Praptiningrum Hallo m Untung... whre are U?Wah pasti lagi NGEBUT ngurusi DEADLINE PROJECT PRESTISIUS ya.... Itu loh ditanya teman2 ... siapa tahu dpt masukan... 4Muniichy:Tp di Indonesia kan bukan Negara Islam... jadi ya pasti kl PANCASILA pathokane LEBIH NETRAL....ttng REFERENSInya dg ALKITAB nya masing2 tentunya HAK WARGA NEGARA..... :-)
September 18 at 3:39pm · LikeUnlike