Senin, 19 Oktober 2009

TANGGUNG JAWAB YANG COMPREHENSHIP (MENYELURUH TIDAK SEPOTONG-SEPOTONG)


TANGGUNG JAWAB YANG COMPREHENSHIP (MENYELURUH TIDAK SEPOTONG-SEPOTONG)

Kendaraan dijalan raya dari detik demi detik, menit, jam, hari, bulan tahun……meningkat luar biasa. Utamanya kendaraan roda dua.
Lebih lima tahun yang lalu saya pernah menyoroti hal ini, khususnya kendaraan roda dua dengan tajuk RODA DUA SANG RAJA JALANAN.

Kalau bicara masalah berkendara, maka, tentunya itu akan menyangkut KESELAMATAN DIRI SENDIRI dan orang lain, KENYAMANANA DIRI SENDIRI dan orang lain.
Dalam KEGIATAN ini sebenarnya melibatkan BANYAK PIHAK dan PERALATAN dimana satu dan lain saling berkaitan, menjadi satu kesatuan yang seharusnya dikelola dengan cara COMPREHENSHIP, menyeluruh, TIDAK SEPOTONG-SEPOTONG .
Itu menyangkut antara lain :

- manusia yang mengendarai/pengendara/sopir
- infrastruktur, seperti jalan dan sebagainya
- rambu-rambu lalin
- kendaraan yang dikendarai
- regulasi
- petugas dalam hal ini bisa polisi lalin dan sebagainya
- dan lain-lain

KHUSUS dalam topic ini saya menyoroti dari SISI PENGENDARA (meskipun secara KESELURUHAN, berarti saya hanya menyoroti SATU BAGIAN saja dari SATU KESATUAN yang seharusnya TIDAK TERPISAHkan)


SISI PENGENDARA :

Sebagai pengendara, memang dibutuhkan PENGENDARA YANG BERTANGGUNG JAWAB.
Apa pula itu? Ya pengendara harus SIAP LAHIR BATIN , bertanggung jawab pada KESELAMATAN DIRI SENDIRI dan ORANG LAIN bagaimana itu?
Sebelum mengendarai kendaraannya (baik itu roda dua , tiga , empat maupun roda berapapun), Baik itu bermesin maupun tidak, yang penting saat akan meluncur dijalan,
Maka :

1. KENDARAAN harus disiapkan.......diCEK secara seksama baik itu sepeda tanpa
mesin, apalagi dengan mesin... Kelengkapan, dongkrak dan peralatan lainnya
(jika sewaktu-waktu diperlukan saat diperjalanan) tidak terkecuali spion,
pompa sabuk pengaman, helm dan lain-lain...
Hal ini untuk menghindari jika ada masalah dijalan pada saat dikendarai
tidak menghambat perjalanannya juga MENGHAMBAT PENGENDARA lain,
Misalnya mogok ditengah jalan...
Termasuk jika terjadi gembos, dimana ditempat sepi, akan riskan
terhadap perampokan.
2. Persiapkan diri. Jangan sampai terburu-buru, siapkan SIM,STNK IDENTITAS DIRI
dan surat-surat lainnya yang berhubungan dengan kendaraan yang dikendarai
dan antisipasi jika terjadi SESUATU dijalan.
3. lain-lain

Nah setelah READY....maka barulah pengendara BERDOA MOHON KESELAMATAN dan MELUNCURLAH dijalan, menyatu dengan PENGENDARA YANG LAIN

Selama MENGENDARAI KENDARAAN maka yang perlu diperhatikan :

1. Hindarkan mengendarai dengan earphone yang bersuara keras terpasang
ditelinga...agar telinga tetap waspada terhadap SUARA-SUARA disekitarnya
2. Hindarkan mata JELALATAN.. agar mata tetap waspada terhadap JALAN
DIDEPAN, SAMPING KIRI, KANAN, BELAKANG...
3. Hindarkan tangan SRAWEAN KEMANA-MANA agar tangan tetap MANTAP PADA
KENDALINYA (saya pernah alami sendiri gara-gara srawean, mobil saya NYOSOR 3
mobil didepan saya...akibatnya ya bisa diperkirakan sendiri.......)
4. Hindarkan MELAMUN....agar pikiran dapat terkonsentrasi pada ARAH YANG MAU
DITUJU (pengalaman saya sendiri, gara-gara melamun atau asyik ngoceh dengan
teman disamping saya dalam berkendara mobil,...e...tahu-tahu jalan yang
seharusnya saya lewati TERLEWAT JAUH BANGET )
5. Hindarkan merokok atau beraktifitas lainnya selama berperan sebagai yang
drivernya...agar .......(idem no 3)
6. Patuhilah rambu-rambu, dengan catatan perlu juga SESUAIKAN Sikon dilapangan
(jalan)...Karena bisa jadi karena tidak menyesuaikan kondisi lapangan, kita
malah ditabrak atau ketabrak.......artinya bagaimana?

TIDAK SEMUA pengendara PATUH pada rambu-rambu....nah kita bukan menjadi tidak patuh pada rambu-rambu, tetapi jika ada yang NEKAD ya kita berusaha MENGHINDARI supaya tidak tertabrak atau ditabarak....


Surabaya, 2009-10-20
UPW

Wah sebenarnya masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan

Berikut TULISAN saya beberaa tahun yanglalu




SEPEDA MOTOR SANG RAJA JALANAN

Sebelum membuat beberapa alternatip solusi tentang kendaraan bermotor khususnya SEPEDA MOTOR, saya ingin menyoroti beberapa hal.

Prilaku manusianya, dalam hal ini pengendara sepeda motor.

Kenapa banyak orang memiliki kecenderungan ingin naik sepeda motor? Hal tersebut dikarenakan :

1. Secara umum lebih ringkas, praktis, murah (dibanding naik bemo,bis dan mobil). (Apalagi masih bisa mengangkut satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu, anak bisa sampai 2 atau 3 orang). Masuk gang-gang kecil juga oke.
2. Bagi golongan muda, yang laki2 senang karena kalau diboncengi cewek (pacarnya) lebih mesra karena dipeluk.
(salah satu fakta yang dikemukakan anak saya yang kepengin sekali dibelikan sepeda motor, sebagaimana saya kemukakan diatas. Dia selalu ngiri kalau lihat pemuda naik sepeda motor dipeluk pacarnya yang bonceng dibelakang. Sampai komentar anak saya tadi diketawain budenya yang waktu itu bersama-sama semobil dengan kami.)
Tapi sampai detik ini berdasar pertimbangan cukup riskan mengendarai sepeda motor (mudah dicuri, mudah ditodong, mudah kecelakaan) TIDAK SAYA BELIKAN alias SAYA TOLAK. Bahkan sudah dibelikan papanya mobil, masih saja kepengin sekali naik sepeda motor. Dan suami saya sendiripun sebenarnya juga lebih enjoy naik sepeda motor. (Tapi sekali lagi saya tidak memperbolehkan, sehingga satu sepeda motor yang dimiliki suami saya, saya suruh pinjamkan kepegawai kami)
3. Bisa dipakai keluar kota, bawa almari, lonjoran besi, dan barang-barang bawaan lain yang bisa membahayakan diri sendiri apalagi pengguna lalu lintas lainnya
4. Bisa untuk jualan sayuran yang menggunakan keranjang buesar-buesar dan kalau dijalanan pagi hari mengendarainya kencang sekali.
5. Mudah menikung sliat-sliut dan menyelinap disela-sela kendaran-kendaraan besar lainnya.
6. Lebih berkesan “jantan” bagi anak muda khususnya laki2. Apalagi kalau untuk NGEPOT ditikungan. Wah kayak jago balap saja layaknya.
7. Perkembangan terakhir, hanya dengan uang muka 500 ribu, sudah bisa membawa pulang sepeda motor. Bahkan denger-denger kalau tidak bisa melunasi, cukup mengembalikan sepeda motor itu saja. Nah bisa untuk PAMER SEKILAS pada cewek matrek kan?
8. Persyaratan pemakaian HELM STANDAR juga belum ketat.
9. Bagi Perampok, lebih mudah menghilangkan jejak


Nah dengan adanya kecenderungan tadi, maka tidaklah heran kalau jalan raya di Surabaya khususnya, menjadi sangat marak oleh kendaraan sepeda motor tadi.

Lalu, siapa pula yang diuntungkan oleh maraknya “peminat” sepeda motor tadi?

1. Perusahaan sepeda motor dengan seluruh lini-lininya, termasuk para penjual
onderdil , pencuci dan bengkel sepeda motor.
2. Penjual asesori dan HELM ( baik yang standar maupun yang ciduk mandi)
3. Pemungut pajak. (bisa dijadikan pemasukan pendapatan daerah dll). Termasuk
kepolisian (Kepengurusan BPKB, STNK,SIM dll)
4. Pengguna sepeda motor
5. Para makelar-makelar

Lalu, siapa pula yang dirugikan?
Fakta yang saya alami, memang kadang-kadang sebagai pengemudi mobil, sering dibuat jengkel oleh ulah para pengguna sepeda motor dijalan. Tapi, tidak jarang pula, saya merasa diuntungkan, kalau pas disebuah putaran, kita mau putar balik, justru saya seringkali ikut diseberangkan oleh sekelompok sepeda motor yang ada didepan saya yang sama-sama mau belok juga.

Lalu, dari maraknya pengguna sepeda motor tadi akhirnya menimbulkan PERMASALAHAN yang cukup significant dijalan raya. Pelanggaran banyak dilakukan. Mayoritas, kecelakaan di jalan raya menimpa pengguna sepeda motor (coba SS mencari data di kepolisian tentang angka kecelakaan dijalan raya oleh pengendara /pelaku dijalan raya per hari atau perbulannya, baik yang sekedar lecet sampai yang meninggal dunia pasti terbesar adalah dari pengguna sepeda motor).
Lalu, pertanyaannya, mengapa terjadi banyak pelanggaran dan kecelakaan?

1. Semakin banyak pelaku, semakin heterogen pelaku, semakin heterogen pula
prilaku mereka. (Ibaratnya, semakin banyak anak dalam lingkup kecil
keluarga, maka akan semakin beragam tingkah polah mereka).Ada yang emosinya
tak terkendali, ngebut ditengah kota, ngepot ditempat yang tidak semestinya,
berboncengan melebihi kapasitas, tidak pakai helm standar dengan klik yang
benar, bahkan kadang2 showofforse mengendara sambil berdiri pada tempat yang
tidak seharusnya, membuka paksa jomplangan ka yang sudah ditutup, membawa
bawaan yang melebihi kapasitas, bahkan kadang2 membahayakan pengendara
lain (misalnya bawa lonjoran besi, belanjaan yang banyak dll)
2. Struktur dari sepeda motor dengan berbagai modifikasinya, menjadikan tidak
stabilnya kendaraan itu sendiri. (Rodanya hanya 2, kestabilan perlu dijaga
benar oleh pengendaranya). Menghindari oleng.
3. Jalur jalan yang dilalui, kadangkala tidak mendukung. Jalanan berlubang,
kesemrawutan dan saling berhimpitan dengan kendaraan lain, baik sesama
sepeda motor ataupun jenis kendaraan lain. Saling dahulu mendahului.
4. Lain-lain

Dari beberapa hal tersebut diatas, maka tentunya akan timbul pertanyaan. Terus bagaimana, apa solusi atau JAMU yang MUJARAB untuk menanggulangi masalah tersebut?

1. kalau memberantas pedagangnya, atau membatasi ,akan mematikan sumber2
penghasilan banyak pihak.
2. kalau menertibkan pengguna, katakanlah dengan HELM STANDAR. Mayoritas
pengguna akan keberatan dengan alasan mahal. Belum lagi helm standar untuk
anak-anak balita dan bayi, juga ibu2 sanggulan belum ada.
3. kalau diberi jalur khusus, untuk kawasan seperti raya Darmo sepertinya
sulit. Disamping lebar jalan yang sudah tidak memungkinkan, juga mahal
banget.

Lalu?
Akhirnya semua kembali kepada tingkat MORAL dan budaya masing-masing pribadi dan masyarakat terkait. Dengan jumlah pengendara yang semakin melimpah detik demi detik (data penjualan sepeda motor perhari ribuan bahkan juataan tepatnya saya lupa), maka dengan keterbatasan jumlah aparat kepolisian “IMPOSSIBLE” untuk menertibkannya, tanpa dibantu “KESADARAN” masyarakat bersangkutan. Tapi penertiban oleh aparat kepolisian harus tetap dilakukan, tanpa kenal lelah. Sedikit demi sedikit sangsi lebih ditingkatkan lagi, misalnya dengan pemakaian HELM STANDAR yang benar (dikancingkan yang benar), juga SABUK PENGAMAN, jalan-jalan diperbaiki, marka-marka jalan dipertegas.

Secara pribadi, saya punya kepercayaan. Bahwa “kematian” atau “nasib” kita ada dua pilihan : Pertama, kematian atas KEHENDAK atau RIDLOI TUHAN YME, dan satu lagi oleh GODAAN SETAN yang sebenarnya TIDAK DIRIDLOI TUHAN YME . Contoh konkrit kematian yang disebabkan oleh GODAAN SETAN atau KEBERHASILAN SETAN adalah : orang yang meninggal tertabrak kereta api, diwaktu pintu kereta sudah tertutup tapi tetap saja mencoba/nekad untuk membuka paksa.
Sebaliknya, orang yang meninggal karena RIDLO ALLAH adalah orang yang sudah berhati-hati , berupaya menjaga kesehatannya tetap saja mati.
Nah kalau sudah bicara masalah “MORAL” dan “BUDAYA”, maka waktu pembelajarannyapun nampaknya perlu waktu lama, tapi tetap dilakukan. Dan tidak boleh berhenti. Harus terus menerus. Dan yang lebih ampuh ya kita kembalikan lagi kepada DIRI SENDIRI. Tanpa ada kesadaran dan kemauan dari diri sendiri maka sangat sulit untuk dapat merubahnya. Saya tidak munafik. Saya sendiripun masih seringkali sulit untuk mendisiplinlkan diri sendiri. Tapi saya senantiasa mencoba, mencoba dan berusaha.

Jadi, penanggulangan untuk jangka pendek,
1. kanalisasi tetap dijalankan (hasilnya sudah lumayan. Surabaya lebih terrtib
dibanding Jogja (ini titipan komentar anak saya). Ini termasuk pembelajaran
yang terus-menerus kepada masyarakat akan pentingnya kedisiplinan.
2. Jalan-jalan rusak, dalam kaitan topik ini, jalur sepeda motor segera
diperbaiki.
3. Penertiban dan pemberlakuan aturan yang benar dalam pembuatan SIM. :

- anak dibawah usia yang sudah ditetapkan tidak diperkenankan
membuat/mempunyai SIM, dan mengendarai kendaraan bermotor.
- bagi pemohon SIM baru harus melakukan ujian praktek dilapangan selain teori.
- Bagi yang karena satu dan lain hal (beberapa kali melakukan pelanggaran
dijalan raya sehingga SIM nya harus ditahan), diwajibkan ujian teori dan
praktek ulang untuk mendapatkan SIM.
- Hanya yang kredibilitasnya baik saja, yangh boleh memperpanajng SIM melalui
calo. (yang tidak pernah bermasalah saja)
4. Sejak dini, disekolah-sekolah (mulai pra TK) sudah mulai diperkenalkan
disiplin berlalu lintas. Baik cara berjalan kaki, menyeberang ditempat yang
benar, apalagi berkendaraan.
5. Secara rutin (waktunya diubah-ubah) dilakukan razzia SIM,STNK,ditambah KTP
6. Secara rutin dilakukan razzia untuk sekolah-sekolah dibawah usia layak
mengendara kendaraan bermotor.
7. Dilakukan sosialisasi pengetahuan berlalu lintas yang benar melalui
iklan-iklan pelayanan masyarakat
8. Fasilitas TRANSPORTASI UMUM bus, dan sejenisnya diperbaiki
KEAMANAN,KENYAMANAN nya


Awal Januari 2004
Uniek Wardhono

Jumat, 16 Oktober 2009

MEROKOK SETALI TIGA UANG DENGAN MENYALAKAN MERCON



MEROKOK dan MENYALAKAN MERCON hampir mirip. Kedua-duanya
1. MEMUASKAN pelakunya, tetapi berdampak buruk bagi orang lain, khususnya yang
berdekatan dengan pelakunya.....
2. Belum ditemukan keUNTUNGANnya, selain MEMBAKAR UANG.....
3. Cara menyalakan sama.........DIBAKAR

Merokok memberikan kenikmatan bagi pelakunya, tetapi asapnya menjadikan PENYAKIT bagi orang - orang dan lingkungan disekitarnya...
Menyalakan mercon memberikan kepuasan dan kesenangan bagi pelakunya, tetapi membuat JANTUNGAN bagi orang -orang disekitarnya.... sekitarnya....

Jika dilakukan secara PRIVASI dengan PENYEDOT ASAP serata PEREDAM SUARA.....maka RESIKO DITANGGUNG DEWE tanpa MERUGIKAN PIHAK LAIN.....

Surabaya, 17 Oktober 2009
UPW

Senin, 12 Oktober 2009

APA PERNAH ADA ORANG MATI KARENA DIBUNUH SETAN?


Sebetulnya, justru ORANG HIDUP lebih menakutkan dibanding dengan ORANG MATI.
ORANG MATI sudah tidak bisa meneror, apalagi ngebom.Sebaliknya ORANG HIDUP masih bisa mencekik, ngebom, meneror dan bikin ULAH lainnya....

Pertanyaannya: Kenapa manusia LEBIH TAKUT sama ORANG MATI?

Jumat, 02 Oktober 2009

NOT UNIVERSAL DEMAND


Ya Allah Tuhan MAHA PENCIPTA LANGIT, BUMI dan SEISINYA.......
Siapa yang kuasa menolak kehendakMu?........
Bumi terGUNCANG kembali......Sekarang menimpa saudara-saudara di Padang.....
Berilah KEKUATAN ya Tuhan....

BTW........

Jika judul diatas terasa JANGGAL ditelinga, terjadi karena saya SULIT menamakannya...

Umumnya ada DEMAND maka diikuti dengan SUPPLY
Jika terjadi PERMINTAAN yang tinggi tetapi tidak diikuti supply yang tidak berimbang, umumnya ya HARGA jd tinggi, KEUNTUNGAN ada bagi pihak pemasok/produsen. Dan dalam hukum ekonomi ya WAJAR-WAJAR saja.....

Tapi jika itu terjadi pada saat terjadi BENCANA......maka itu menjadi TIDAK BERPERIKEMANUSIAAN....

Jelas-jelas lagi ada MUSIBAH ......harga TIKET PESAWAT malah NAIK berkali kali lipat.... (ulah oknum atau siapapun itu tidak WAJAR).......
Demikian juga harga BBM di tempat MUSIBAH pun dijual MAHAL luar biasa.....
Para Pemulung BERPESTA PORA diantara RERUNTUHAN......

Disisi lain, manusia-manusia dinegara diluar NEGARA TERCINTA ini (dari NEGARA-NEGARA LAIN) tergopoh-gopoh, berbondong - bondong CANCUT TALIWONDO datang memberikan bantuan.......

OPO TUMON?????????

PUISI ini harus aku ulang lagi...


GEMPA DI JOGJA

Gempa di Yogya…. Telah meluluh lantakkan kota…..
Petaka bagi rakyat papa..........menyisakan derita dan trauma......
Gempa di Yogya membuat porak poranda
Alam, rumah dan seisinya.......
Membuat pilu bagi sanak keluarga...
Suami kehilangan istri.......atau sebaliknya
Anak kehilangan bapak , ibunya atau kedua-duanya
Orangtua kehilangan anaknya...
Pacar kehilangan kekasihnya........

Namun....

Cinta tidak pernah sirna BAGI YANG MASIH MANUSIA...........
Bagi yang masih manusia..... justru cinta semakin membara............ cinta ada dimana
mana.......
Segala iri, dengki, sakit hati, permusuhan menjadi sirna...........
Gempa di Jogja menjadi perekat cinta kasih ...
Antar politikus.......
Antar suku bangsa....
Antar tetangga....
Antar anak bangsa....
Cancut taliwanda bersama-sama bahu membahu.... saling menyapa, menghibur dan bekerja sama
Membangun kembali kota ini.....
Beras, lauk pauk, air dan tenaga..... berpacu... berbondong,... menghibur, menyejukkan hati... membungkus lara.....menyembuhkan lapar dan dahaga......

Gempa di Jogja... menambah pelajaran berharga bagi siapa saja....
Juga anak bangsa dinegeri tercinta Indonesia......

Gempa Jogja membawa berkah
Bagi penjual tenda, sembako, mi instan, air mineral,jasa pengangkutan,bahan bangunan,peralatan tukang, pengusaha koran,spanduk, stasiun radio, televisi dll..dll juga
Bagi pemburu berita ... bagi sukarelawan, seniman ...karena dengan karya-karya mereka.... yang telah disumbangkan ......menjadi amalan bagi mereka.
Bagi siapa ya..........?????

Ya Tuhan
Hentikan bencana ini....
Turunkanlah pelajaran, berkah bukan dari bencana........

Surabaya 06-06-06 jam 06-06
Unik Wardhono

Minggu, 27 September 2009

BUAH MANGGA


POHON MANGGA

Asriningtamani tersenyum, menyaksikan pohon mangga yang ditanam dirumah barunya,setahun yang lalu sudah mulai tumbuh . Bahkan pertumbuhannya sangat pesat, dan sudah mulai berbunga…Buah yang ranum sebentar lagi bisa dipetiknya bersama suami dan anak-anaknya. Dan bisa dibagikan kesaudara dan tetangga - tetangganya

Tiba-tiba Asri terhenyak kaget sendiri, disaat dia sadar, bahwa sebentar lagi dia bersama suami dan anak-anaknya harus meninggalkan rumah dan halaman yang ditumbuhi pohon mangga itu. Tinggal menghitung hari mereka harus pindah. Bahkan barang-barang dan perabotan sudah dipak, tinggal diberangkatkan.
Impian Asri harus pupus, karena Asri dan keluarganya harus pindah kekota lain, sehubungan kepindahan tugas kantor suaminya, yang tidak bisa tidak mengharuskan seluruh keluarga , Asri dan anak-anaknya menyertai suaminya . Dan rumah itu sudah akan dikontrak pak Luhur beserta keluarganya. Pak Luhur adalah teman sejawat suaminya, yang kebetulan juga dipindahkan dari Jakarta ke Solo, dan menempati posisi suaminya dikantor lama yang segera akan ditinggalkan.

Demikianlah hari H kepindahan Asri dan keluarganya tiba. Semua barang-barang dan perbotan yang sudah dipak dan dimasukkan truk milik biro ekspedisi, siap diberangkatkan. Rencananya, Truk yang mengangkut perbaotan Asri berangkat duluan, sedang Asri, suami dan anak-anaknya menyusul dengan kendaraan pribadi.

Mobil yang mengangkut Asri beserta keluarga, pelan-pelan mulai menyusuri halaman rumah tinggal mereka yang ditumbuhi beberapa pohon mangga....teduh dan asri.......Sampai didepan gerbang rumah, Asri yang duduk disamping suaminya yang menyopir, membuka kaca jendela mobil disampingnya. Asri hendak menitipkan pesan pada Pak Daliman tukang kebunnya, yang baru akan menyusul mereka setelah Pak Luhur dan keluarga datang. Setelah membukakan gerbang, pak Daliman tergopoh – gopoh tunduk sopan menghampiri jendela mobil samping Asri. :”Pak Daliman, sementara Pak Daliman belum menyusul saya, rawat baik-baik tanaman-tanaman dan pohom – pohon mangga yang ada ya pak,,,,jangan lupa menyirami dan menyemprot kalau ada hama yang menyerang.”...Jawab pak Daliman: ”Dalem bu....akan saya laksanakan semua pesan ibu....Sugeng tindak...”. Sambil menutup kaca jendela mobil kembali ,. Sementara mobil mulai meninggalkan rumah itu, Asri masih menoleh memperhatikan pohon-pohon mangga di kebun dihalaman rumahnya, hingga pohon mangga tadi sudah tidak terlihat lagi oleh Asri......

Dalam mobil Asri bergumam lirih......: ”Yang MENANAM...dialah yang akan MENUAI BUAHnya.........”

”Sebetulnya siapa ya yang paling berhak MENUAI BUAH dari pohon yang ditanam?
Yang menuai benihnya dan menanam, atau yang menyirami, memupuk dan menyianginya atau yang tidak ngapa – ngapain ya?”

Asri kaget, karena suaminya yang sedang pegang kemudi ternyata mendengar gumamannya dan menyahutinya :” Mommy itu pasti ga rela alias tidak ikhlas ya......pohon-pohon mangga yang ditanam dan dirawat bersama pak Daliman, sebentar lagi berbuah ranum, manis...tapi yang memetik justru pak Luhur dan keluarga nya? He...he..he...”
”Yaah....ikhlaskan saja mom.......percayalah kalau mommy ikhlas....maka buah yang lebih lezat, lebih ranum akan diperoleh mommy........toh kalau cuma mangga, kita bisa beli disupermarket...nggak kalah kok lezatnya..” Suami Asri berbicara sedikit menggoda tapi sebenarnya mengandung kata-kata yang berusaha menghibur sang istri sekaligus menyejukkan hati Asri.......
”Tapi.....” Asri yang nampaknya belum puas dengan jawaban suaminya, kata –katanya dipotong oleh suaminya......”Sudahlah mom...kalau toh didunia ini belum bisa memetik buahnya...Insya Allah kalau AKHERAT memang betul-betul ada mommy akan menuainya disana....Bukan lagi hanya mangga yang lezat...tapi PENCERAHAN ABADI hadiah dari segala hadiah...BUAH dari segala BUAH ke IKHLASAN dan KEBAIKAN yang diTANAM saat hidup didunia......”
”Ha...ha...ha..yah sudahlah...mungkin rejekinya pak Luhur dan keluarganya...siapa tahu itu juga hasil dari apa yang diTANAM pak Luhur dan keluarganya selama ini ditempat lain, dan menuainya dirumah kita......” Ikhlas atau tidak, toh tidak pantas aku mengambil buah-buah mangga itu, selagi kita sudah pindah rumah, dan rumah itu sudah dikontrak oleh pak Luhur,,,,,,” ”Jadi lebih baik mommy IKHLAS kan saja......”
Akhirnya suasana dalam mobil yang semula agak tegang menjadi cair dan nyantai, penuh tawa dan keikhlasan dari Asri suami dan anak-anaknya.......

Dalam hidup, tetap yakinilah bahwa siapa MENANAM, MEMUPUK dan MERAWAT baik itu BUAH atau BUNGA dalam arti yang sesungguhnya. Bisa juga segala KEBAIKAN ataupun KEBURUKAN pastilah akan MENUAInya..... Buah yang diPETIK bisa langsung pada saat yang ditanam itu berbuah, , atau BUAH HASIL AKUMULASI dari yang selama ini ditanam. Bisa jadi ditempat dimana dia menanam, atau ditempat lain yang tidak kita ketahui.................

Surabaya, 2009-09-27
UPW

Jumat, 25 September 2009

SELILIT DISELA GIGI GELIGI



Tiga bulan terakhir ini, Centini sudah mulai merasakan, bahwa gigi geliginya sering mendapat masalah, karena banyak gigi-giginya yang berlubang. Khususnya, disaat selesai makan daging atau ayam, maka selalu saja ada daging yang menyangkut disela-sela gigi geliginya, dan hobi bercokol disela-sela giginya yang berlubang…….Jika tidak dibersihkan dengan bantuan tusuk gigi, atau sikat gigi maka serat daging itu tidak mau pergi dari sela-sela giginya. Yang lebih fatal lagi, jika nyangkutnya terlalu dalam, maka disikat atau diogrok2 (Jw) dengan tusuk gigi tetap saja kerasan dan diam, bergeming ditempatnya…Dan terpaksalah Centini merogoh kocek untuk meminta bantuan dokter gigi (minta bantuan atau saling menguntungkan ya?.....he..he..)..

Tiba-tiba ada terbersit ide SEDIKIT KONYOL dan EDAN dari Centini......dia kepingin membuat PERCOBAAN dengan RESIKO tidak main-main, menyangkut dirinya sendiri....

Selilit yang berSARANG sangat dalam disela-sela gigi berlubang Centini dibiarkan, dicoba tidak dibersihkan, tidak diutik……Dia diamkan selama dua hari…………….
Centini tidak berusaha untuk menghilangkan selilit tadi, dia hanya berdoa, memohon kepada Tuhan supaya selilit itu HILANG atau tidak lagi bercokol digiginya dengan sendirinya……

Apa yang terjadi? Ternyata selilit itu tidak beranjak sedikitpun dari lubang gigi Centini, bahkan membuat PERMASALAHAN BARU yakni rasa LINU yang luar biasa yang dirasakan Centini….. Selilit itu ternyata TIDAK MAU BERANJAK atau tidak mau hilang sendiri ….. bahkan menimbulkan masalah baru yang MENYAKITKAN………Padahal Centini sudah berdoa terus menerus…..

Itulah percobaan yang dilakukan oleh Centini ………
Ternyata hanya dengan DOA tanpa BERBUAT SESUATUPUN……sekecil apapun masalah yang dihadapi…….maka bukannya masalah tersebut akan selesai dengan sendirinya…tetapi justru masalah itu menjadi BERKEMBANG MEMBESAR…….dan menimbulkan EFEK-EFEK kemana-mana……..

Tuhan memberikan yang PALING SEMPURNA dibanding mahluk-mahluk lain yang diciptakanNYA………
Seharusnyalah dengan BEKAL YANG LEBIH dari yang lainnya itu manusia akan mengembangkan KEMAMPUANnya, BERIKHTISAR seMAKSIMAL mungkin untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya……
DOA dan IKHTISAR……..seharusnya SEIRING SEJALAN dan TIDAK TERPISAHKAN.........

Wass
Surabya, 26 September 2009
UPW

Kamis, 24 September 2009

MACAN


Dirumahku ada seekor kucing kampung yang kami pelihara. Karena memang lucu, bersih ekornya panjang dan coraknya persis seekor macan mini. Kucing itu aku namai MACAN......
Statusnya adalah milik Braam anakku...Tapi PRAKTEKnya justru aku yang lebih banyak PORSI PERHATIAN ke dia. Dari RUTININITAS dan KONSISTENSI memberi makan dan mengelusnya...
Minggu pagi, saat aku dan Braam dirumah, si MACAN berbaring nyantai.....dari berbaring disofa....kemudian kebawah, berbaring dilantai bawah meja makan...sebentar kemudian beralih berpindah tempat berbaring dibawah jemuran, disisi bagian belakang halaman rumah........

Rupanya hal itu menarik perhatian Braam. Braampun nyeletuk ::”Enak ya jadi kucing.....bisa berpindah-pindah berbaring seenaknya dari satu tempat ketempat lainnya”.........Sayapun tersenyum sambil mengomentari apa yang barusaja dikatakan Braam........”Braam....si MACAN pasti tersenyum mendengar komentarmu tadi ya.....” Pasti MACAN akan berkata dalam batinnya …....”Mas Braam ini LUCU, ANEH BIN AJAIB.......aku yang seekor kucing cuma bisa berbaring berpindah-pindah saja kok di IRI....””Padahal MANUSIA kan bisa LEBIH BANYAK yang bisa dia lakukan?” “Manusia bisa sekolah...bisa nyopir mobil...bisa pergi kemana-mana sendiri......dan banyaklah yang bisa dia lakukan dibanding aku seekor kucing...”
Braam pun tersenyum cenagr cengir mendengar komentarku.........Itulah seCUIL gambaran MANUSIA..........Kadang-kadang LUPA pada apa KELEBIHAN yang sudah diBERIKAN TUHAN padanya...

UPW