Senin, 21 September 2009

MANUSIA TIDAK LEPAS DARI KESALAHAN.....




PANASE mongso ketigo
SIREP soko GUYURAN UDAN sak kedepane moto.....
PANASE ATI
SIRNO ono ing dino kang FITRI ....


NGATURAKEN

SUGENG RIYADI 1 SYAWAL 1430 H


LEBARAN DAHAR KUPAT
PARING PANGAPUNTEN KULO GADAH LEPAT...
NYUWUN GUNGING PANGAKSAMI.......
ING DINTEN INGKANG FITRI....
SEDOYO KESALAHAN LINEBURNO
ING DINTEN PUNIKO......

0 - 0 ya...
Start dari yang BAIK menuju YANG LEBIH BAIK...

FROM THE BEST for ALL THE BEST

Selasa, 08 September 2009

SUARA SENDU PRITGANTIL


SUARA SENDU PRITGANTIL….


Puspaningati perempuan setengah baya yang masih bugar dan cantik itu, . lagi-lagi mendengar suara tit…tit..tit…titiiiiiiiiit tit tititiiiiiiit……… Suara itu menyiratkan suatu kesedihan.......Burung itu dikenal Puspa dengan nama Pritgantil dari almarhumah eyang puterinya, disaat kanak-kanak Puspa...

Ada banyak suara burung yang masing-masing seolah menyiratkan sesuatu. Ada suara burung hantu yang terkesan mencekam. Burung parkit yang berkesan ramai, cerewet dan ceria...Burung tekukur yang klasik, mengesankan kuno mengingatkan akan ”priyayi-priyayi Jawa” jaman dahulu, Burung Kulik, dengan suara kulik....kulik tuuuu......yang menurut para sesepuh pertanda akan ada maling atau pencuri didekat-dekat burung tadi bersuara (apalagi jika bertengger dipohon-pohon didekat-dekat rumah).. Dan masih banyak lagi suara burung, yang sekali lagi memberikan kesan tersendiri bagi yang mendengarnya. Tuhan Sang PENCIPTA langit dan bumi ini, memang benar-benar LUAR BIASA.......Burungpun dari macam dan suaranya kalau dihitung mungkin bisa ribuan, bahkan jutaan...

Kalau mendengar suara burung pritgantil Puspa selalu memberitahukannya pada suaminya, anak-anaknya, bahkan kakak dan saudara-saudara dekatnya. Baik secara langsung, jika suami atau anak-anaknya sedang ada dirumah, atau tidak sedang kekantor atau tidak sedang keluar kota atau ke Luar Negeri. Atau jika sedang berjauhan, pasti diberitahukannya via sms atau telpun.
Puspa termasuk perempuan modern yang berpendidikan tinggi, sehingga cara berpikirnyapun adalah cara berpikir oarng yang berpendidikan. Bahkan banyak hal yang dia analisis dengan logika, bukan takhayul.

Puspa muda atau Puspa remajanya bahkan dinilai teman-teman lelakinya sebagia PEREMPUAN KURANG BERPERASAAN alias PEREMPUAN ”LOGIS”. Karena Puspa lebih banyak menggunakan logika berpikirnya dibanding perasaan atau emosinya, termasuk sikapnya terhadap lelaki.....
Selalu saja kejadian-kejadian yang dia alami dievaluasi dan dianalisa dengan logika.
Hong Sui, Feng Suipun dinilai Puspa sebagai ILMU PENGETAHUAN yang bisa dilogikan, dibanding sekedar KEPERCAYAAN atau TAKHAYUL. Contohnya, dia berpendapat, sangatlah logis, jika dalam Feng Sui dianjurkan tidak menempatkan closet menghadap langsung kepintu kamar mandi. Menurut Puspa, closet yang diletakkan tepat menghadap kepintu masuk kamar mandi, jelas sangat mengganggu, baik dari gangguan pandangan yang kurang sedap, jika pintu dalam kondisi terbuka, dan gangguan bau, apalagi jika itu di Indonesia, yang mayoritas kamar kecil didisain sebagai kamar mandi basah, dimana masih menggunakan air sebagai bilasnya.

Tapi, khusus yang satu ini, tentang pritgantil ini, Puspa masih belum menemukan LOGIKA nya.......Setiap sehabis mendengar suara burung pritgantil , baik itu jarak jauh apalagi jarak dekat, maka sebentar kemudian, Puspa akan menerima berita duka, yakni salah seorang kerabat dekatnya meninggal dunia. Entah teman, atau saudara. Semakin dekat suara burung pritgantil itu didengar, maka semakin dekat atau semakin KENAL DEKAT pula Puspa pada yang meninggal tersebut.
Itu berpuluh-puluh kali terjadi.

Suatu ketika burung pritgantil itu jelas-jelas nangkring dipohon kersen dibelakang rumahnya dan berbunyi tit...tit..tiit.tiiiiiit..titti.tit... Tidak lama kemudian
ibu Margono, tetangga tiga rumah dari rumahnya ..meninggal dunia... Demikian juga saat dia mendengar suara burung itu terdengar dari kejauhan, tidak lama kemudian suaminya yang lagi berada diluar kota , memberi kabar, kalau tante suaminya yang tinggal di Semarang baru saja menutup usia.........
Demikian kejadian itu terus dan terus terjadi. Setiap sehabis mendengar suara sendu burung pritgantil, maka tidak berapa lama dia akan mendengar berita kerabatnya meninggal dunia. Sedekat mana hubungan dekat kekerabatan dari yang meninggal, atau posisi yang meninggal, tergantung jauh dekatnya posisi burung tersebut pada posisi Puspa sedang berada.

Tadinya Bella dan Reno kedua anaknya tidak begitu mempedulikan, setiap kali mamanya menceriterakan tentang adanya hubungan antara suara burung pritgantil dengan berita kematian.....Tetapi karena kejadiannya berkali-kali, dan senantiasa TERBUKTI nyata, akhirnya hal tersebut NYANTOL pula dimemori kedua anaknya. Dan karena hal tersebut anak -anaknyapun menjadi TERPENGARUH, demikian juga suaminya.

Setiap mendengar suara sendu burung pritgantil tit...tit...tit..tiiririrrrriiiiiiiiiiiiiit...........maka mereka jadi bertanya-tanya SIAPA ya? Maksudnya siapa nih yang akan meninggal dunia....

Hingga saat ini, Puspaningati belum berhasil menganalisis, menemukan JAWABAN tentang logikanya, keterkaitan antara suara burung pritgantil dan berita kematian.....Meskipun hal tentang PERTANDA itu sudah dialami Puspaningati bertahun-tahun, tetap saja ada RASA SEDIH, PILU, WAS-WAS yang dirasakan Puspa saat mendengar sura burung itu.
Kemarin pagi , Reno anak keduanya bilang ke Puspa, kalau mendengar suara burung pritgantil, dan suaranya sangat amat dekat, bahkan disekitar pohon kersen dibelakang rumah........Puspa sebenarnya agak heran. Tidak biasanya, Reno mau ceritera yang begituan. Meskipun Bella dan Reno sudah mulai percaya tentang keterkaitan antara suara burung pritgantil dengan berita kematian berdasarkan BUKTI yang berkali-kali ditemui, tetapi mereka jarang membahasnya
”Tumben Reno... kamu cerita sama Mommy...” Puspa bertanya pada Reno.......”Yah aku tadi denger jelas banget je...didekat sini...tapi mom ga dengar kan?” Jawab Reno sedikit cengar cengir, tersenyum penuh arti.....Seperti memendam satu perasaan........
Tenyata pagi hari berikutnya, sekitar jam 5.00 pagi, saat Puspa membuka jendela kamar tidurnya yang menghadap kepohon kersen dibelakang rumah, suara titi...tit..tit.tiriri....iiit.... itu terdengar jelas sekali.....Burung itu seperti melayang berputar-putar diseputaran belakang rumah Puspa.....Cukup lama pritgantil tadi berputar sambil memperdengarkan suara tit...tit...tit......triiiiiit..tit..tit..tit...

Kalau biasanya, berita kematian waktunya hampir berurutan, tanpa ada jarak yang terlalu lama dengan suara pritgantil, kali ini agak beda....
Sampai sehari, dua hari, tiga hari, seminggu, dua minggu........berita kematian tidak didengar , baik oleh Puspa, Reno, Bella atau papanya anak-anak.........
Puspa juga agak heran.....tidak seperti biasanya..... . Karena sudah cukup lama tidak ada berita apapun, maka merekapun melupakan kejadian tersebut.......

Tepatnya, satu bulan dari suara burung tadi didengar oleh Reno dan Pusapa......
Terlihat kerumunan dan kesibukan tetangga dan banyak orang dirumah Puspa.....Ada suara isak tangis yang memilukan dari dalam rumah. Semua raut wajah menampakkan kesedihan yang mendalam. Semua yang memenuhi halaman, juga dalam rumah Puspa menampakkan keharuan, kesedihan, sekaligus kekagetan.....
Tidak ada yang menduga...tidak ada yang menyangka.........
Diruang keluarga rumah itu...diatas dipan terbujur kaku sesosok jasat masih ditutup sehelai kain batik tulis..............Satu persatu tetamu mengelailingi jasat itu...Ada yang memeluk sambil sesenggukan, ada yang duduk bersimpuh untuk mendoakan..........

Pelan-pelan........saat ada yang menyingkap kain batik dibagian wajah jasat itu.....terlihat...wajah nan ayu, dengan tersungging senyum yang menawan, seolah-olah seseorang yang lagi tidur lelap dengan mimpi indahnya.............

Puspaningati.........telah meninggalkan dunia ini, sebelum berhasil menganalisis, dengan pertimbangan-pertimbangan LOGIKA dibalik keterkaitan antara sura burung pritgantil dengan berita kematian...........
THIT....THIT.....THIT...THrRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIT...THIT.THIT..THIT..........
Burung itu nangkring dipohon kersen dibelakang rumah Puspa....... Sedih, pilu......menghanyutkan........

Rahasia ini....hanya Tuhan yang MAHA MENGETAHUI.........


Surabaya, 09-09-09 09:09:09

UPW

Kamis, 03 September 2009

GEMPA.......


Jujur aku sebenarnya cukup TRAUMA dengan GEMPA sejak GEMPA di Aceh, apalgi saat melanda Jogja, dan SEBAGIAN RUMAHKU dan PAGAR LUAR HANCUR

Kemarin terjadi

GEMPA LAGI.......DUH KAYAK APA YA RASANYA JIKA GEMPA ITU BERPENGARUH PADA JEMBATAN SURAMADU ?TERAYUN-AYUN DITENGAH LAUTAN LEPAS......

Tuhan MENGAYAK lagi........Yang BANYAK DOSANYA ditinggal dulu dibumi ini untuk memperbaiki...atau justru SEBALIKnya kah?

Berikut tulisan yang pernah aku tulis saat terjadi GEMPA JOGJA 2006 yll....

GEMPA DI JOGJA

Gempa di Yogya…. Telah meluluh lantakkan kota…..
Petaka bagi rakyat papa..........menyisakan derita dan trauma......
Gempa di Yogya membuat porak poranda
Alam, rumah dan seisinya.......
Membuat pilu bagi sanak keluarga...
Suami kehilangan istri.......atau sebaliknya
Anak kehilangan bapak , ibunya atau kedua-duanya
Orangtua kehilangan anaknya...
Pacar kehilangan kekasihnya........

Namun....

Cinta tidak pernah sirna BAGI YANG MASIH MANUSIA...........
Bagi yang masih manusia..... justru cinta semakin membara............ cinta ada dimana
mana.......
Segala iri, dengki, sakit hati, permusuhan menjadi sirna...........
Gempa di Jogja menjadi perekat cinta kasih ...
Antar politikus.......
Antar suku bangsa....
Antar tetangga....
Antar anak bangsa....
Cancut taliwanda bersama-sama bahu membahu.... saling menyapa, menghibur dan bekerja sama
Membangun kembali kota ini.....
Beras, lauk pauk, air dan tenaga..... berpacu... berbondong,... menghibur, menyejukkan hati... membungkus lara.....menyembuhkan lapar dan dahaga......

Gempa di Jogja... menambah pelajaran berharga bagi siapa saja....
Juga anak bangsa dinegeri tercinta Indonesia......

Gempa Jogja membawa berkah
Bagi penjual tenda, sembako, mi instan, air mineral,jasa pengangkutan,bahan bangunan,peralatan tukang, pengusaha koran,spanduk, stasiun radio, televisi dll..dll juga
Bagi pemburu berita ... bagi sukarelawan, seniman ...karena dengan karya-karya mereka.... yang telah disumbangkan ......menjadi amalan bagi mereka.
Bagi siapa ya..........?????

Ya Tuhan
Hentikan bencana ini....
Turunkanlah pelajaran, berkah bukan dari bencana........

Surabaya 06-06-06 jam 06-06
Unik Wardhono

Kamis, 27 Agustus 2009

BANGGA , PRIHATIN? Atau Dua-Duanya?



MERENUNG DULU SEJENAK SENBELUM BERTINDAK.......


Lebih baik HUJAN BATU DINEGERI SENDIRI (LEBIH SENENG LAGI KALAU HUJAN UANG)....DARIPADA hujan emas dinegeri orang


Kalau ditanya BANGGA ga jadi wong Indonesia?Mungkin lebih tepatnya jawabnya bukan bangga tapi SAYANG, CINTA, HARU, KASIHAN... dan......sekaligus PRIHATIN.....

Apalagi beberapa terakhir ini sudah dibuat mainan oleh oknum/orang-orang Malaysia..... Ya untuk MAIN BOM-BOM an ya banyak dicuri HARTA KARUN nya....ya diBALAS dengan mengubah syair lagu KEBANGSAANnya.......

Pertanyaannya adalah :
Siapa yang salah? Malingnya yang berhasil mencuri berkali-kali, atau yang KEMALINGAN.Karena TIDAK HATI2 menjaga rumahnya........

Tentang LAGU KEBANGSAAN yang syairnya diLECEHkan...
Pertanyaannya adalah siapa yang DULUAN meLECEHkan?
Misalnya MALAYSIA diganti MALINGSIA?.......

Marilah KONTEMPLASI (MERENUNG) SEJENAK SEBELUM BERTINDAK....



UPW

Selasa, 25 Agustus 2009

RATAPAN DIPOJOK RANJANG KAMAR BORDIL


KENAPA.......
Ada yang berharap dia cepat berlalu....ada pula yang merindu

Ada yang diam-diam didalam hatinya menyesalkan kehadirannya....
Tapi banyak yang sangat merindukan kedatangannya..........

Kenapa to dia harus ada , hadir dan lagi-lagi datang
disaat aku sangat membutuhkan uang?
Demikian yang selalu berkecamuk
dihati sebagian yang merasa kehadirannya membuatnya terpuruk...
Sementara yang sangat berharap dia segera datang senantiasa berharap-harap....
Kenapa sih harus lama disaat menunggu ...aku keburu rindu....

Lalu jika dia datang dan begitu lama bertandang......
haruskah aku, dan anak-anakku menggelandang?
Tabungan kosong melompong......perut bernyanyi bagai nyanyian keroncong...
Tuhanku.......aku tetap senantiasa menyerukan namaMU......
Untuk apa KAU hadirkan dia jika bikin kami menjadi nelangsa.......
Tidak pakai senam dan berdiet, tubuh kami sudah kurus, perut kami terasa melilit.....
Tidak usah pakai puasa...
Setiap hari perut ini menahan lapar dan tenggorokan ini menahan dahaga..

Kedatangannya sangatlah bersahaja.......
Hati yang merana menjadi sirna, perut gendut jadi menyusut.....
Rasa bahagia membahana sampai keujung dunia.....
Betapa indahnya hadirmu...aku senantiasa merindukanmu.....
Harta yang melimpah bakal dibagi untuk bersedekah.....

Ramadhan telah tiba...
ada yang menyambutnya dengan suka cita...
Bahkan sudah sebelas bulan menahan rasa rindu bukan buatan...
Tapi sebagian ada yang merasa was-was...
bulan itu menakutkannya...........
karena nafkahnya harus tertunda...
Dia tidak bisa mencari rejeki....


Itulah kehidupan... ada yang diberi kemudahan...merasa bahagia menyambutnya
Ada pula yang menjadikannya bulan penuh keprihatinan ….
tak bisa mencari nafkah,sehingga menjadi beban.......
Atau....
Ada pula yang meski berkecukupan tetap saja menjadi beban
karena tidak ikhlas menjalankan....


Jogja, 25 Agustus 2009
UPW

Minggu, 23 Agustus 2009

TANDA-TANDA CINTA KASIH


Cinta ibu SEPANJANG MASA cinta anak SEPANJANG GALAH(Insya Allah dengan PERKEMBANGAN WAKTU DAN JAMAN cinta bapak dan anakpun akan menjadi seperti cintanya seorang ibu pada anaknya).....

Beberapa tanda bahwa dia (DIA) menyayangimu ANTARA LAIN adalah
1. Mengingatkanmu disaat kamu lupa akan janjimu
2. Memberi nasehat disaat kamu memintanya
3. Memujimu disaat kamu berprestasi atau mengalami kemajuan dalam hal yang baik
4. Memberimu semangat dan motivasi disaat kamu lesu dan putus asa
5. Membantumu disaat kamu mendapat ancaman yang tidak seimbang
6. Mendekap/memeluk/memberimu selimut disaat kamu "kedinginan"
7. Mendinginkanmu disaat kamu "kepanasan"
8. Memijatmu disaat kamu pegal-pegal
9. Menghiburmu disaat kamu sedang dalam kesulitan atau kesedihan.
10.Menemanimu disaat kamu kesepian

Intinya adalah : Akan memberikan YANG TERBAIK untukmu.......

upw

Jumat, 21 Agustus 2009

JAHIL,LUCU,KREATIF SEKALIGUS MEMBAHAYAKAN..


Waktu kecil, saya termasuk anak yang “TENANG-TENANG MENGHANYUTKAN”....... ANTENG (bukan yang cerewet), tapi aktifitasnya MIRIP ANAK LELAKI, antara lain seneng main layang-layang dan beradu diudara, main kelereng, karet gelang, catur dan sejenisnya..

Suatu ketika, saat puasa, kakak lelaki saya membuat MERCON BUMBUNG disamping rumah.
Mercon bumbung terbuat dari bambu yang lumayan gemuk, diameter kurang lebih 15 – 20 cm, dengan panjang sekitar 1,00 – 1,50 meter....Bambu itu satu sisi dicari yang ruasnya tertutup, sedang sisi lainnya terbuka.kemudian sekitar 10-15 cm dari sisi atas, dilubangi. Bambu harus ditempatkan pada posisi miring (terus terang saya agak lupa tepatnya).Kemudian bambu disumbat dibagian yang berlubang, untuk menahan, agar minyak tanah yang dimasukkan kedalamnya menggenang alias tidak tumpah....

Cara menyalakan LONG BUMBUNG atau mercon bumbung tadi, adalah dengan menggunakan ka wat yang diameter agak besar panjang kawat sekitar 15-20 cm yang ujungnya diberi kain yang diikat-ikat.. . Kawat yang ujungnya sudah ada kain tadi, dicelupkan keda lam minyak tanah, dinyalakan dengan korek api, kemudian dimasukkan kedalam lubang buatan dibambu tadi (sekitar 10 cm dari bagian atas).Jika bambu sudah temperatur tinggi, maka suara yang sangat keras akan keluar dari bambu tadi.....BLUAMMMMMMM ... Semakin besar diameter bambu, semakin hangat bahkan panas bambu, maka suara akan semakin besar pula........Agar panas itu merata, maka dari lubang bambu (10 cm dari bagian atas bambu) harus ditiup-tiup.....Bahayanya, jika panas dari dalam membalik, maka akan keluar api dari dalam lubang tadi.........

Namanya juga PEREMPUAN KECIL BADUNG ….......(usia saya waktu itu sekitar 7 - 8 tahun)
Maka, saat rumah sedang kosong, kakak lelaki saya sedang pergi, diam-diam sayapun sangat ingin menyalakannya. Bambu sudah siap, tinggal PELAKSANAAN........

Saya lakukan PROSESInya...mencelupkan kawat berujung kain kedalam minyak tanah, menyalakan dengan korek api, memasukkan kedalam lubang bambu.........Sekali dua kali, jika minyak tanah didalam bambu belum panas, maka bunyi dentaman tidak akan terjadi.....Setiap kali harus ditiup dahulu.....Proses itu saya jalankan terus.....memasukkan kawat berujung kain, mencelupkan kedalam minyak tanah , menyalakan dengan korek api, memasukkan kedalam lubang bambu, meniup...dan seterusnya.........
Dan..............saat saya sedang meniup-niup bambu tadi......terdengar ….BLUAMMMMMMMMMM....bersamaan dengan itu, api keluar dari lubang yang sedang saya tiup.....Refleks saya angkat muka saya....tapi terlambat........api sudah menyalak dan membakar alis dan bulu mata saya bagian mata kanan.............(istilah jawanya kebrongot)

Kaget luar biasa...................Puji Tuhan......api itu hanya sangat sebentar membakar bulu alis dan bulu mata saya sebelah kanan.....hanya bulu-bulu itu saja yang kena dan habis....tidak mengenai mata saya atau muka saya.......
Saya lihat dicermin....alis sebelah kanan masih tersisa sedikit, tapi bulu mata sebelah kanan habis....Saya ketakutan setengah mati......Duh ...nanti pasti dimarahi orang tua dan kakak saya, jika diketahui saya sudah menyalakan long bumbung sendiri.........
Dengan kondisi alis dan bulu mata saya, yang pasti tidak akan bisa disembunyikan dari mereka.........

Benar saja... saat mereka pulang, melihat kemata saya merekapun bertanya.........Saya jawab apa adanya....Ternyata bukannya memarahi saya, mereka malah tertawa terbahak-bahak, karena menyaksikan sebagian alis mata dan seluruh bulu mata sebelah kanan saya habis terbakar, sehingga wajah saya nampak lucu sekali.... Merekapun menasehati saya supaya tidak mengulangnya lagi.........SANGAT BAHAYA........
Untungnya, waktu itu jika bulan puasa, sekolah diliburkan.....Jadi cukuplah waktu 30 hari untuk tumbuhnya kembali bulu mata dan alis. Karena saya pasti malu jika dengan kondisi demikian harus sekolah.......

UPW